Berita  

Fransiskus Bere Apresiasi Kinerja Polri, Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia Serukan Persatuan Nasional

JAKARTA – Tokoh Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia, Fransiskus Bere, menyampaikan apresiasi terhadap peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, stabilitas keamanan dan persatuan nasional merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam keterangannya pada 5 Oktober 2026, Fransiskus menilai kondisi keamanan nasional yang relatif kondusif hingga saat ini tidak terlepas dari kontribusi berbagai elemen masyarakat, termasuk dedikasi aparat kepolisian dalam menjalankan tugas menjaga ketertiban dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Syukur ke hadirat Allah SWT bahwa kita hidup di tengah masyarakat dengan tingkat stabilitas keamanan dan persatuan yang masih dalam koridor menggembirakan. Hal ini tentu tidak terlepas dari partisipasi seluruh elemen bangsa, terutama dedikasi Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Fransiskus Bere.

Ia menegaskan, kehadiran Polri memiliki peran strategis dalam merespons berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Mulai dari konflik sosial, kerusuhan, aksi unjuk rasa yang tidak terkendali, tawuran antarkelompok, hingga aktivitas geng yang meresahkan masyarakat.

Menurut Fransiskus, berbagai tantangan tersebut membutuhkan kesiapsiagaan aparat serta dukungan masyarakat agar situasi keamanan tetap terkendali. Ia menilai kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan fungsi pengamanan, melainkan juga memberikan perlindungan dan membangun rasa aman.

“Kehadiran polisi membuat masyarakat merasa terlindungi, aman, dan tenang. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa ada aparat yang siap memberikan perlindungan ketika menghadapi berbagai persoalan keamanan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fransiskus mengingatkan bahwa penegakan hukum harus menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara. Sebagai negara hukum, Indonesia membutuhkan aparat penegak hukum yang mampu menjalankan tugas secara profesional, transparan, objektif, dan berkeadilan.

Ia menekankan bahwa rasa keadilan dan kepastian hukum merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu, Polri diharapkan terus memperkuat profesionalisme serta memastikan hukum ditegakkan tanpa membedakan latar belakang maupun kedudukan sosial seseorang.

Empat Poin Sikap: Serukan Persatuan dan Dukung Kamtibmas

Sebagai bentuk komitmen terhadap terciptanya stabilitas nasional, Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia menyampaikan empat pernyataan sikap:

  1. Mendukung langkah Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat guna mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif.
  2. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kerja sama, menyampaikan informasi yang benar, serta tidak mudah terprovokasi oleh penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan.
  3. Mendorong Polri agar senantiasa mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan prinsip keadilan dalam menegakkan hukum bagi seluruh lapisan masyarakat.
  4. Mengutamakan persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan serta mendukung upaya aparat penegak hukum dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap keamanan dan kedaulatan negara.

Fransiskus Bere menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tanggung jawab Polri, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen bangsa. Menurutnya, perbedaan pandangan dan kepentingan tidak boleh menjadi alasan untuk merusak persatuan maupun mengganggu ketertiban umum.

Ia pun mengajak generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam menjaga suasana damai, memperkuat solidaritas sosial, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa.

“Persatuan harus menjadi kepentingan bersama. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut memecah belah bangsa. Keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita semua,” tegasnya. (ADR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *